Langsung ke konten utama

Cara Mudah Menghitung IP Address, Subnet Mask dan Host

Jangan lupa membaca artikel sebelumnya, terkait: > Panduan Pemrograman PHP.

Kembali lagi di Tutorial Jaringan Komputer, kali ini saya akan membahas tentang Cara Mudah dan Cepat dalam menghitung IP address, Subnet Mask, ID, Broadcast, Host pada Jaringan Komputer.

Seperti yang kita ketahui sebagai seorang Network engineer kita harus tahu pembagian IP Address pada sebuah jaringan, atau jika anda ingin mendapatkan sertifikat CCNA maka soal terbanyak adalah pembagian IP Address, oleh karena itu anda harus tahu konsep dasarnya dan paling tidak anda harus menghitung cepat penghitungan IP address tersebut.

Untuk bisa menghitung IP Address yang perlu anda ketahui adalah sebagai berikut.

Cara Mudah Menghitung IP Address, Subnet Mask dan Host
Silahkan anda lihat gambar diatas yang nantinya digunakan dalam menghitung IP Address.
Biasanya pertanyaannya adalah sebagai berikut :

Sebutkan Host, Network ID, Broadcast, Subnet Mask

Contoh Soal 1 :
Sebutkan Network ID, Broadcast ID, Subnet Mask dan Host ID pada IP 192.168.100.80/25

Untuk menghitung Host ID. /25  = 32 -25 = 7
2^7 = 128
Berarti Jumlah Host ID = 128 Host
128 host ini nantinya dikurangi 2, yaitu untuk Network ID dan Broadcast

Untuk Menghitung Network ID (Host Pertama)
Network ID pada 192.168.100.80 = 192.168.100.0

Untuk Menghitung Broadcast (Host Terakhir)
Broadcast pada 192.168.100.80/25 = 192.168.100.127

IP Address yang bisa digunakan
192.168.100.1 - 192.168.100.126

Untuk Menghitung Subnet Mask
Subnet Mask pada 192.168.100.80/25 = 256 - 128 = 128
Maka Subnetmasknya adalah = 255.255.255.128

Contoh Soal 2 :
Sebutkan Network ID, Broadcast ID, Subnet Mask dan Host ID pada IP 20.20.0.22/22

Untuk menghitung Host ID. /22  = 32 -22 = 10
2^10 = 1024
Berarti Jumlah Host ID = 1024 Host
1024 host ini nantinya dikurangi 2, yaitu untuk Network ID dan Broadcast

Untuk Menghitung Network ID (Host Pertama)
Network ID pada 20.20.0.22 = 20.20.0.0

Untuk Menghitung Broadcast (Host Terakhir)
1024 / 256 = 4
Broadcast pada 20.20.0.22/22 = 20.20.3.255

IP Address yang bisa digunakan
20.20.0.1 - 20.20.3.254

Untuk Menghitung Subnet Mask
Subnet Mask pada 20.20.0.22/22
2^10 adalah kelas B maka 10-8 = 2 = 2^2 = 4. 256 -4 = 252
Maka Subnetmasknya adalah = 255.255.252.0

Contoh Soal 3 :
Sebutkan Network ID, Broadcast ID, Subnet Mask dan Host ID pada IP 10.10.10.10/24

Untuk menghitung Host ID. /24  = 32 -24 = 8
2^8 = 256
Berarti Jumlah Host ID = 256 Host
256 host ini nantinya dikurangi 2, yaitu untuk Network ID dan Broadcast

Untuk Menghitung Network ID (Host Pertama)
Network ID pada 10.10.10.10/24 = 10.10.10.0

Untuk Menghitung Broadcast (Host Terakhir)
Broadcast pada 10.10.10.10/24 = 10.10.10.255

IP Address yang bisa digunakan
10.10.10.1 - 10.10.10.254

Untuk Menghitung Subnet Mask
Subnet Mask pada 10.10.10/24 = 256 - 256 = 0
Maka Subnetmasknya adalah = 255.255.255.0 

Note :
Anda perlu tahu Subnetmask Kelas IP Address
Kelas A = 255.0.0.0
Kelas B = 255.255.0.0
Kelas C = 255.255.255.0

Subnet mask yang sering digunakan biasanya adalah /24 = 255.255.255.0

Demikianlah Cara Mudah Menghitung IP Address, Subnet Mask dan Host, semoga bermanfaat untuk anda.

Selain sebagai media informasi pemrograman, kami juga berbagi script web siap pakai, download di bawah ini.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cara Membuat Laporan Crystal Report Database Access ( .mdb )

Jangan lupa membaca artikel sebelumnya, terkait: > Panduan Pemrograman PHP . Kembali lagi di Tutorial Laporan Crystal Report, kali ini saya akan membahas tentang "Cara Membuat Laporan Crystal Report Database Access ( .mdb )".Bagi anda yang mempunyai atau sudah menginstall Microsoft Office 2007 atau diatasnya ( 2010,2013 atau 2015) default membuat Database Access adalah .accdb. dan bagi anda yang akan membuat database .mdb silahkan KLIK DISINI untuk melihat cara membuatnya. Baiklah berikut langkah-langkahnya : Buatlah database dengan nama : DBJNM.mdb Buatlah Database dengan nama : Penjualan Design tabel dan silahkan buat sample data seperti gambar dibawah ini :  Jika anda telah membuat tabel diatas, silahkan melanjutkan dengan membuat Laporan dengan Crystal Report : Link Tutorial di Youtube : https://www.youtube.com/watch?v=i9NpNOu1mUc Buka Crystal Report anda Klik File - New Klik Standard - OK Klik Database - Database Files - Find Database File Kemudian cari database DBJ...

Pengertian Telnet Pada Jaringan Komputer

Jangan lupa membaca artikel sebelumnya, terkait: > Panduan Pemrograman PHP . Pada Tutorial Jaringan Komputer kali ini akan kita bahas mengenai Telnet. Bagi anda yang ingin configure sebuah jaringan alagkah baiknya anda mengetahui apa Itu Telnet??? Telnet adalah singkatan dari Telecommunications Network Protocol, merupakan remote login yang terjadi pada jaringan internet disebabkan karena adanya service dari protocol Telnet. Dengan adanya Telnet dapat memungkinkan pengguna dapat mengakses komputer lain secara remote melalui jaringan komputer.  Telnet digunakan untuk melakukan login ke komputer lain yang ada di jaringan internet dan dapat melakukan akses pada pelayanan umum, termasuk pada berbagai macam database. Penggunanya dapat duduk saja di depan komputer yang terhubung ke jaringan internet. Dengan kata lain dapat terkoneksi ke komputer lain dalam satu gedung, satu ruangan atau bahkan pada komputer di seluruh penjuru dunia. Setelah terhubung atau terkoneksi, input yang diberikan...

Apa itu VLAN dan Cara Membuat VLAN

Jangan lupa membaca artikel sebelumnya, terkait: > Panduan Pemrograman PHP . Bagi anda pekerja IT di bidang Jaringan atau Network di perusahaan Medium maupun Besar pasti anda akan menggunakan VLAN. VLAN sangat dibutuhkan pada Perusahaan Sedang Maupun Besar. Dibawah ini akan kita bahas mengenai VLAN. Virtual LAN atau disingkat VLAN merupakan sekelompok perangkat pada satu LAN atau lebih yang dikonfigurasikan (menggunakan perangkat lunak pengelolaan) sehingga dapat berkomunikasi. VLAN merupakan sebuah bagian kecil jaringan IP yang terpisah secara logik . VLAN memungkinkan beberapa jaringan IP dan jaringan-jaringan kecil (subnet) berada dalam jaringan yang sama. Agar komputer bisa berkomunikasi pada VLAN yang sama, setiap komputer harus memiliki sebuah alamat IP dan Subnet Mask yang sesuai dengan VLAN tersebut. Switch harus dikonfigurasi dengan VLAN dan setiap port dalam VLAN harus didaftarkan ke VLAN. Sebuah port switch yang telah dikonfigurasi dengan sebuah VLAN tunggal disebut seba...